RSS

Cara Memblokir Situs Porno

Pada artikel sebelumnya saya telah menulis Cara Memblokir website pada browser Mozilla Firefox dan Cara memblokir situs website, kali ini saya  tuliskan artikel untuk memblokir situs (porno/konten dewasa) yang langsung terpasang pada sitebar web browser di komputer kita. Cara ini sebenarnya dikhususkan bagi orang tua untuk melakukan kontrol terhadap situs yang akan diakses oleh anak anaknya. Pemblokiran website pada artikel ini, menggunakan software yang bisa kita download secara gratis melalui internet. Software ini bisa berjalan dengan baik pada System operasi Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Widows NT dan SP6 (Untuk OS “JaDul”, maaf yah, nggak bisa tuh..!!). Software ini sangat baik berjalan pada web browser Internet Explorer 7 dan 8 serta Safari 10.4 (makanya jangan terlalu banyak memasang web browser pada computer anda). Dan hanya bisa bekerja pada single user system, artinya hanya terpasang pada satu web browser.

Namun perlu diingat, sekuat apapun program dan cara untuk memblokir website yang kita pasang pada komputer kita, semua tidak berguna jika anda sebagai ortu masih memberikan “Uang Jajan” untuk pergi ke Warnet, makanya jangan “Pelit” deh. Berikan koneksi internet di rumah, agar anda bisa mengandalikannya, ya ggak..??? Hehehe maaf ini, sesama ortu nggak boleh sewot yah..!!

Oke deh, untuk memulainya, download dulu Softwarenya DISINI. Selajutnya Install Software tersebut pada komputer anda. Ikuti petunjuk saat proses intalasi berlangsung. Jika sudah terinstall dengan baik, maka Parental Control Bar tersebut akan terpasang pada web browser anda. Lihat gambar seperti dibawah ini.

The Parental Control Bar is a free public service that helps concerned parents prevent their children from accessing adult-oriented web sites. Complete our simple three-step installation process and start controlling your family’s online activity.[The Parental Control Bar adalah layanan umum gratis yang membantu orang tua untuk mencegah anak-anak mereka mengakses situs dewasa berorientasi web. Lakukan tiga langkah sederhana proses instalasi secara lengkap dan mulailah mengendalikan aktivitas online keluarga Anda].

Menu Bantuan Control Bar

Klik tombol ini untuk membuka menu toolbar agar orang tua dapat mengakses tutorial, Menu bantuan atau mengubah sandi Anda.

Parental Sandi

Sebuah password tunggal memudahkan bagi Anda sebagai orangtua untuk mengaktifkan atau menonaktifkan “Mode-Anak”. Ada petunjuk untuk membantu Anda mengingat password Anda, atau jika Anda lupa sepenuhnya yang telah dikirimkan ke alamat email orang tua.

Mode-Anak / Mode-OrTu

Status indicator ini membantu anda dengan mudah mengetahui apakah komputer Anda dalam Mode-Anak atau Mode-OrTu. Ketika dalam Mode-Anak, fitur kontrol diaktifkan dan situs website yang diblokir berdasarkan pengaturan orangtua tidak akan bisa diakses. Ketika dalam Mode-OrTu, fitur kontrol dinonaktifkan dan anda sebagai orangtua, memiliki akses tak terbatas ke internet. (Hehehe… ini sih namanya Culas…!!!)

Blokir Situs Dewasa dengan mudah

Toolbar kami membantu secara signifikan memblokir situs websites konten dewasa. Selain itu, Anda dapat memilih situs situs tertentu untuk diblokir dengan mengklik tombol ini. Setelah Anda telah menambahkan situs ke dalam daftar “Situs Yang Diblokir”, silanjutnya situs itu hanya dapat diakses di Mode-OrTu.

Tambahkan Situs Web ke Daftar Aman

Dengan mengklik tombol ini anda bisa menambahkan situs yang sedang anda kunjungi ke dalam daftar “Situs Aman”. Setelah website yang ditambahkan ke dalam daftar “Situs Aman” dapat diakses baik dari Mode-Anak maupun Mode-OrTu (terlepas dari label situs). [Makanya periksa dulu dengan bijak yah..!!!].

Mengubah Pengaturan Parental

Dengan mengklik tombol ini akan  membuka menu pengaturan orangtua dimana Anda dapat menentukan jenis konten yang Anda ingin blokir agar keluarga anda tidak bisa mengskes di Mode-Anak. Anda juga dapat mengatur daftar pribadi Anda “Diblokir” dan situs “Aman Untuk Anak” dari menu ini.

Parental Alert – Apa Anak Anda Boleh melihat?

Ketika toolbar dalam Mode-Anak, pesan ini adalah peringatan orangtua utnuk memblok anak anda agar tidak  mengakses situs-situs dewasa berorientasi websites (berdasarkan pengaturan anda sebagai orang tua).

 

Jika anda bertanya, ini jawabannya………!!???:

Saya lupa password saya. Dapatkah Anda mengirimkan saya kata sandi saya?
Ya. Cukup klik ” Forget Password” pada pilihan dalam menu Parental Control Bar di bagian paling kiri dari toolbar dan password akan dikirim ke alamat email anda.

Apa CHILD MODE ?
Ketika toolbar di website CHILD MODE, Situs dewasa atau situs web yang khusus untuk anda sebagai orangtua, telah ditambahkan ke CHILD BLOCKED LIST. Situs tersebut tidak dapat diakses. Kami menyarankan agar Anda menaruh toolbar di CHILD MODE sebelum Anda mengizinkan anak Anda untuk mengakses internet. Jika Anda, orangtua, ingin berselancar di internet, ubah toolbar kembali ke PARENT MODE.

Apa PARENT MODE?
Ketika toolbar dalam PARENT MODE, semua situs di internet bisa diakses secara bebas. Tidak ada situs yang diblokir. Kami menyarankan bahwa hanya orang yang boleh surfing internet sementara toolbar dalam PARENT MODE.

Bagaimana mengubah dari PARENT MODE ke CHILD MODE?
Cukup klik ikon status yang ditampilkan pada toolbar dan masukkan password ketika diminta.

Saya orangtua dan saya ingin berselancar internet dengan toolbar di CHILD MODE, apakah Anda merekomendasikan hal ini?
Tidak, Kami sangat menyarankan bahwa orang tua jangan surfing pada toolbar dalam CHILD MODE. Kami menemukan bahwa banyak orang tua keliru akan menambahkan situs yang tidak diinginkan ke CHILD SAFE LIST dengan berselancar dengan toolbar di CHILD MODE. Untuk alasan ini kami sangat menyarankan bahwa orang tua hanya surfing internet dengan toolbar di PARENT MODE.

Apa CHILD SAVE LIST?
Setiap situs ditambahkan ke CHILD SAVE LIST akan dapat diakses setiap saat, pada toolbar dalam CHILD MODE.

Contoh: Anak Anda suka myspace.com. Namun, myspace.com diblokir sementara toolbar dalam CHILD MODE karena myspace.com mengandung konten dinamis. Anda, sebagai orangtua telah mengunjungi myspace.com dan menentukan bahwa myspace.com cocok untuk anak Anda. Cukup tambahkan myspace.com ke CHILD SAVE LIST dan sekarang myspace.com akan dapat diakses oleh anak Anda saat toolbar dalam CHILD MODE.
Udah ah.. Semoga Bermanfaat……..!!!

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 30, 2012 in Tips and Trik

 

Tag: , , ,

Cara Memblokir Iklan Browser

Iklan bisa saja menjadi sesuatu yang sangat berguna untuk membantu anda menemukan sesuatu yang anda cari, dan sebagian iklan tidak tanpak terlalu mencolok dan terasa tidak mengganggu. Namun secara pribadi kadang saya tidak suka melihat iklan iklan saat saya melakukan browsing. Bagaimana dengan anda? Jika anda sependapat dengan saya, berikut saya tuliskan cara memblokir iklan browser pada web browser Internet Explorer (Misalnya IE8), Mozilla Firefox, Opera, Safari dan Google Chrome.

Cara Memblokir iklan di web browser Internet Explorer (IE8)

  • Upgrade Internet Explore anda, Misalkan ke Versi IE8
  • Saat browsing, klik Safety >> InPravite Browsing atau (CTRL+SHIFT+P)
  • Anda akan diberitahu bahwa InPrivate Browsing bekerja.
  • Secara berkala dari waktu ke waktu, InPrivate membuat daftar iklan yang sebaiknya diblokir, sehingga anda hanya akan melihat sedikit iklan, atau tidak ada sama sekali.

Cara Memblokir iklan di web browser Mozilla Firefox

  • Silakan Download AdBlock Plus, klik Add to Firefox. Maka akan muncul pesan sebagai berikut.
  • Saat diminta, pilih EasylistUSA sebagai subskripsi anda.
  • Dan Nikmati Browsing bebas iklan.

Cara Memblokir iklan di web browser Google Chrome

  • Kunjungi Situs AdSweep.
  • Ikuti Instruksinya untuk Google Chrome (Hal ini bisa berubah kapan saja, oleh karena itu jadikan tulisan ini sebagai referensi)

Cara Memblokir iklan di web browser Opera

  • Kunjungi Situs AdSweep.
  • Ikuti Instruksinya untuk Opera (Hal ini bisa berubah kapan saja, oleh karena itu jadikan tulisan ini sebagai referensi)

Cara Memblokir iklan di web browser Safari

  • Kunjungi dan download Safari Adblock.
  • Install, ikuti petunjuknya dan nikmati browsing tanpa iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 28, 2012 in Tips and Trik, Windows 7

 

Tag: , ,

Cara Menghilangkan “Consider Replacing Your Battery” Pada Windows 7

Bagi Anda pengguna laptop dengan OS Windows 7 cepat atau lambat Anda pasti akan mendapatkan notifikasi “consider replacing your battery” disertai dengan munculnya tanda silang merah di ikon baterai yang ada di System Tray. Notifikasi tersebut muncul, karena OS Windows 7 menganggap baterai laptop Anda sudah saatnya diganti. Kejadian seperti itu pula yang terjadi pada battery laptopku beberapa minggu terakhir ini, makanya setelah cari cari info ditempat “Mbah Google” dapat juga cara mengatasinya, dan sekarang saya coba share melalui blog ini. Semoga bermanfaat…!!

Perlu diketahui bahwa notifikasi ini muncul ketika Windows 7 mendeteksi bahwa kapasitas baterai laptop Anda sudah kurang dari 40% kapasitas seharusnya, dan karenanya sudah selayaknya diganti. Namun demikian, sudah banyak laporan dari pengguna Windows 7 di berbagai pelosok dunia yang menyatakan bahwa kadangkala Windows 7 salah dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop. Bahkan pernah ada seorang pengguna yang sudah mengganti baterai laptopnya dengan yang baru namun masih tetap mendapatkan notifikasi ini.

Terlepas dari akurat tidaknya Windows 7 dalam mendeteksi kapasitas baterai laptop, rasanya kita sepakat bahwa baterai laptop adalah barang yang mahal. Jadi selama masih bisa digunakan dengan baik (walaupun sudah kurang dari 40% kapasitas ideal), ya tidak perlu diganti. Saya pribadi beranggapan bahwa selama baterai laptop masih bisa bertahan di atas 30 menit maka belum saatnya diganti.

Apabila Anda mengalami masalah “consider replacing your battery” seperti di atas, Anda tidak perlu panik ataupun buru-buru merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli baterai laptop baru. Ada suatu cara sederhana untuk menghilangkan notifikasi yang mengganggu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

  • Charge baterai anda sampai full (99% – 100%), setelah itu matikan laptop Anda. Sampai tahap ini jangan dulu cabut charger-nya.
  • Hidupkan laptop Anda lalu tekan F8 berulang-ulang sampai muncul menu Advanced Boot Options. Pilih Safe Mode.
  • Setelah sudah masuk ke dalam Windows Safe Mode, barulah cabut charger baterai laptop Anda.
  • Biarkan saja laptop menyala sampai mati sendiri karena baterainya benar-benar habis. Sangat disarankan untuk tidak mengoperasikan laptop Anda selama proses ini. Biarkan saja sampai laptop mati sendiri.
  • Setelah mati, pasang kembali charger laptop Anda, lalu nyalakan kembali laptop Anda dengan normal. Hasilnya…semua kembali normal! Notifikasi “consider replacing your battery” dan tanda silang merah di icon baterai tidak muncul lagi.

Teknik di atas pada dasarnya adalah suatu cara untuk mengkalibrasi kapasitas baterai laptop Anda. Dengan menjalankan laptop mulai dari kondisi awal baterai penuh (kapasitas 100%) sampai benar-benar habis (kapasitas 0%), maka Windows 7 jadi “tahu” kapasitas sebenarnya (real capacity) dari baterai laptop, dan secara otomatis men-setting ulang parameter-parameter yang berkaitan dengan baterai laptop tersebut.

Berdasarkan penjelasan engineer Windows 7 dalam salah satu rilis resmi di website Microsoft, dijelaskan bahwa sebenarnya notifikasi ini awalnya dimaksudkan untuk menjadi salah satu fitur andalan pada OS Windows 7(yang tidak terdapat pada OS Windows XP maupun OS Windows Vista), yang tujuannya adalah untuk memberi tahu pengguna bahwa baterai laptopnya sudah aus dan karenanya sudah waktunya diganti.

Namun pada kenyataannya, banyak pengguna Windows 7 yang merasa terganggu dengan munculnya notifikasi ini. Sebagian ada yang memperdebatkan bahwa batas (threshold) 40% dinilai terlalu besar mengingat pada kapasitas 30%-an dari kapasitas ideal pun baterai laptop umumnya masih sanggup bertahan sekitar 1 jam, dan ini dirasa masih cukup memadai bagi pengguna laptop. Selain itu harga baterai laptop yang lumayan mahal membuat banyak pengguna enggan mengganti baterai laptopnya kecuali kalau sudah benar-benar rusak dan tidak sedikit pula yang menganggap “fitur” ini sebagai bug, mengingat banyaknya kasus dimana Windows 7 terbukti salah dalam mendeteksi kapasitas sebenarnya dari baterai laptop.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 27, 2012 in Tips and Trik, Windows 7

 

Tag: , ,

Cara Membuat Bootable Flash Disk Windows 7

Jika suatu waktu kita harus menginstall ulang System Operasi Windows 7 di komputer kita, atau harus memperbaiki/merestore menggunakan “System Recovery”, maka kita memerlukan CD installer. Namun bagaimana jika pada PC, Notebook, Netbook kita tidak dilengkapi dengan CD/DVD ROM Internal? Kita bisa aja menggunakan CD/DVD ROM External, tapi kan ribet tuh, karena bentuknya yang lumayan besar. Salah satu solusi adalah membuat Flash disk yang bisa digunakan untuk Booting atau Flash disk bootable.

Oleh karena itu, dalam artikel saya kali ini ingin membantu anda untuk bisa membuat flash disk yang bisa digunakan untuk booting atau flash disk bootable. Flash disk ini nantinya bisa digunakan untuk Install Ulang Windows 7 kita atau untuk memperbaiki kerusakan system operasi dengan system recovery. Okey deh langsung aja…

Pertama masukkan flash disk dengan minimal space 4GB yang masih kosong karena akan dijadikan bootable flash disk. Kenapa harus 4BG? Karena OS Windows 7 berisi lebih dari 3GB, Namun jika flash disk bootable tersebut hanya untuk system recovery, space 1GB sudah cukup.

Buka Command Prompt dengan cara klik [Start] dan ketik [CMD] dalam kotak search lalu tekan [Enter]. Alternatif lain adalah melalui: Start >> All programs >> Accessories >> klik kanan pada Command Prompt dan pilih [run as administrator].

Ketika Command Prompt terbuka, masukkan perintah berikut: DISKPART lalu klik [Enter], LIST DISK lalu klik [Enter]. Setelah Anda masukkan perintah LIST DISK, ia akan menampilkan nomor disk USB drive Anda.

Dalam langkah ini Anda harus memasukkan semua perintah di bawah ini satu per satu lalu tekan enter: SELECT DISK 1 lalu klik [Enter], (nomor 1 adalah sesuai nomor flash disk Anda seperti pada gambar diatas)

Ketik CLEAN lalu klik [Enter], CREATE PARTITION PRIMARY lalu klik [Enter], SELECT PARTITION 1 lalu klik [Enter], ACTIVE lalu klik [Enter], FORMAT FS=NTFS lalu klik [Enter], (mohon sabar karena proses format akan memakan waktu beberapa puluh menit baru Anda ketik perintah selanjutnya) ASSIGN lalu klik [Enter], EXIT lalu klik [Enter], (Jangan tutup command prompt sebelum seluruh proses selesai).

Untuk System Recovery: Pada tahap ini copykan semua file dari CD ke Flash disk yang baru saja kita buat (biasanya terdiri dari folder boot, folder sources dan file bootmgr), dan Flash disk pun sudah bisa digunakan untuk perbaikan kerusakan pada system operasi windows 7

Untuk OS Windows 7: Masukkan DVD Windows 7 Anda dalam DVD drive dan catat huruf drive dari drive optik dan media flash disk. Misalnya “D” sebagai huruf kode drive DVD dan huruf “F” sebagai huruf drive flash disk.

Kembali ke command prompt dan jalankan perintah berikut; D:CD BOOT lalu tekan [Enter], dimana “D” adalah huruf kode DVD drive.

CD BOOT dan tekan [Enter] lalu perhatikan akan muncul suatu jendela pesan yang kira-kira  seperti berikut; BOOTSECT.EXE/NT60 F: (dimana “F” adalah huruf kode flash disk drive). Selanjutnya salin / copykan isi DVD Windows ke USB.

Dengan selesainya langkah copy diatas maka proses pembuatan flash disk bootable selesai. Anda sekarang dapat menggunakan flash disk ini sebagai bootable USB pada setiap komputer yang dilengkapi dengan fitur boot from USB (sebagian besar motherboard saat ini mendukung fitur ini).

Catatan: Cara ini hanya bisa digunakan untuk Windows 7 dan vista, dan tidak akan bekerja pada komputer dengan OS Windows XP. Untuk OS Windows XP caranya lain lagi. Karenanya baca dengan teliti yah…!!!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Agustus 17, 2012 in Tips and Trik

 

Tag: , ,

Cara Memblokir Website pada Browser Mozilla Firefox.

Pada tuisan sebelumnya, kita membahas cara memblokir situs website, kali ini kita membahas bagaimana cara memblokir website pada Mozilla Firefox, maksudnya adalah situs situs web yang kita blokir tersebut tidak akan bisa dibuka dengan menggunakan browser Mozilla Firefox, namun masih bisa dibuka dengan menggunakan browser yang lain seperti: Internet Explorer, Google Chrome, Netscape, Flog dll. Agar hasilnya efektif untuk mengendalikan situs situs yang anda blokir dan tidak bisa diakses oleh pengguna pada komputer anda, sebaiknya jadikan Mozilla Firefox sebagai default browser di komputer anda.

Oke deh, langsung aja.

Buka browser Mozilla Firefox, kemudian klik Firefox di pojok kiri atas, selanjutnya klik Add-ons (lihat gambar yg dilingkari)

Setelah muncul jendela atau tab yang baru ketik BlockSite pada kolom pencarian yang berada di kanan atas. (lihat gambar yg dilingkari)

Selanjutnya pilih BlokSite kemudian klik Install. Tunggu beberapa saat sampai proses installing selesai. Jika sudah selesai klik Restart.

Buka kembali Mozilla Firefox anda, kemudian klik Firefox di pojok kiri atas, selanjutnya klik Add-ons, Selanjutnya pilih menu Extension >> Pilih BlockSite >> Pilih Option.

Aktifkan / Centang Enable Authentication dan buat password agar website yang anda blokir tidak bisa bi unblokcking oleh pengguna komputer yang lain.

Selanjutnya klik Add, dan masukkan alamat website yang akan diblokir dan klik Ok. Ulangi langkah ini untuk menambahlan alamat website yang akan diblokir.

Semoga bermanfaat

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 13, 2012 in Tips and Trik

 

Tag: , , ,

 
%d blogger menyukai ini: